Mickey Mouse
Selamat Datang di Blog Saya, Semoga Bermanfaat!!!

Senin, 05 November 2012

PSI 2 - Sistem Informasi



Pengantar Sistem Informasi
(Sistem Informasi)

   1.   SISTEM
                   Sistem merupakan sekumpulan elemen yang saling berkaitan & saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan.

   2.     SUBSISTEM dan SUPRASISTEM
                   Subsistem adalah Sistem didalam suatu sistem dimana sistem berada pada lebih dari satu tingkat, sedangkan suatu sistem adalah bagian dari sistem yg lebih besar, sistem yg lebih besar  itu adalah Suprasistem.

Perbedaan Subsistem dan Suprasistem : Subsistem adalah bagian dari sistem, sedangkan banyak sistem itu suprasistem. Dengan kata lain, subsistem merupakan bagian terkecil dari sistem dan suprasistem merupakan bagian sistem dalam kapasitas besar.

   3.   KOMPONEN-KOMPONEN
1. Komponen input
Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi. Input disini termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumendokumen dasar.

2. Komponen model
Komponen ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yag sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

            3. Komponen output
Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.

4. Komponen teknologi
Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi, Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, neghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.

5. Komponen hardware
Hardware berperan penting sebagai suatu media penyimpanan vital bagi sistem informasi.Yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung database atau lebih mudah dikatakan sebagai sumber data dan informasi untuk memperlancar dan mempermudah kerja dari sistem informasi.

6. Komponen software
Software berfungsi sebagai tempat untuk mengolah,menghitung dan memanipulasi data yang diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi.

7. Komponen basis data
Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan di pernagkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak paket yang disebut DBMS (Database Management System).

8. Komponen kontrol
Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, te,peratur, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri, ketidak efisienan, sabotase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa halhal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.

   4.   KLASIFIKASI SISTEM
1. Sistem abstrak dan fisik.
     A. Sistem Abstrak : Sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang  
         tidak tampak secara fisik. Contoh : Sistem Teologis.
     B. Sistem Fisik : Sistem yang ada secara fisik. Contoh : Sistem Komputer.

2. Sistem alamiah dan buatan manusia.
     A. Sistem Alamiah : Sistem yang terjadi melalui proses alam dan tidak
         dibuat oleh manusia. Contoh : Sistem Perputaran Bumi.
     B. Sistem Buatan Manusia : Sistem yang dirancang oleh manusia dan
         melibatkan interaksi antara manusia dan mesin. Contoh : Sistem
         Informasi
.
3. Sistem tertentu dan tak tentu.
     A. Sistem Tertentu : Beroperasi degan tingkah laku yang sudah dapat
         diprediksi,interaksi bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti
         sehingga keluarannya dapat diramalkan. Contoh : Sistem Komputer
         melalui program
.
     B. Sistem Tak Tentu : Sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat
         diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.
4. Sistem tertutup dan terbuka.
     A. Sistem Tertutup : Sistem yang berhubungan dan tidak terpengaruh
         dengan lingkungan luarnya.
     B. Sistem Terbuka : Sistem yang berhubungan dan terpengaruh
         dengan lingkungan luarnya.

PSI 1 - Data dan Informasi


Pengantar Sistem Informasi
(Data dan Informasi)

  •      Data
Data adalah sesuatu yang belum memiliki arti bagi penerimanya dan masih memerlukan sebuah pengolahan. Data itu bisa berwujud suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, atau simbol-simbol yang bisa digunakan untuk melihat lingkungan, objek, kejadian atau suatu konsep.

  •       Informasi
          Informasi adalah hasil suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya.

  •       Perbedaan Data dan Informasi

Data
Informasi
Bahan mentah yang perlu diolah
Hasil pengolahan data
Sesuatu yang belum berarti bagi penerima
Sesuatu yang sudah memiliki arti bagi penenrima
Tidak bisa digunakan sebagai alat bantu dalam mengambil sebuah keputusan
Dapat dijadikan sebagai alat bantu dalam pengambilan sebuah keputusan


  • Karateristik sebuah Informasi
Setiap informasi memiliki beberapa karakteristik yang menunjukkan sifat dari informasi itu. Krateristik Informasi tersebut antara lain:

1.    Benar atau Salah, karakteristik tersebut berhubungan dengan sesuatu yang realitas atau tidak realitas dari sebuah informasi.

2.    Baru, sebuah informasi dapat berarti sama sekali baru bagi penerimanya.


3.    Tambahan, sebuah informasi dapat memperbaharui atau memberikan nilai tambah pada informasi yang telah ada.

4.    Korektif, sebuah informasi dapat menjadi bahan koreksi bagi informasi sebelumnya,


5.    Penegas, informasi dapat mempertegas informasi yang telah ada, hal ini masih berguna karena dapat meningkatkan presepsi penerima atas kebenaran informasi tersebut.


  •        Nilai Informasi
Nilai sebuah informasi berhubungan dengan keputusan. Hal ini berarti bahwa bila tidak ada pilihan atau keputusan, informasi menjadi tidak diperlukan. Parameter untuk mengukur nilai sebuah informasi ditentukan dari dua hal yakni :

1. Manfaat
2.  Biaya
Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkannya.

  •       Faktor-Faktor yang mempengaruhi Kualitas Informasi
Ada 3 faktor yang mempengaruhi kualitas informasi yaitu :

1.   Relevansi
Informasi dikatakan berkualitas jika relevan bagi pemakainya. Misalnya hasil penjualan sebuah produk kurang relevan jik ditunjukkan kepada manager tenik, akan tetapi akan sangat relevan jika disampaikan pada manager pemasaran.

2.   Akurasi
Sebuah informasi dapat dikatakan akurat jika informasi tersebut tidak biasa atau menyesatkan, bebas dari kesalahan-kesalahan dan harus jelas mencerminkan maksudnya. Informasi yang tidak akurat bisa terjadi karena informasi mengalami gangguan sehingga merubah atau merusak data asli tersebut. Beberapa hal bisa mempengaruhi keakuratan sebuah informasi antara lain :

·        Kelengkapan Informasi
Informasi yang lengkap berarti bahwa informasi yang dihasilkan terdiri dari satu kesatuan informasi yag menyeluruh dan mencakup berbagai hal yang terkait didalmnya. Jika sebuah informasi tidak lengkap itu akan membuat kesulitan dalam mengontrol atau memecahkan suatu masalah dengan baik.

·        Kebenaran Informasi
Informasi yang dihasilkan dari proses pengolahan data haruslah benar sesuai dengan perhitungan yang ada dalam proses tersebut.

·        Keamanan Informasi
Keamanan sebuah informasi harus terjamin, dalam arti hany bisa diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan saja sesuai dengan sifat dan tujuan dari informasi tersebut.

3.  Tepat Waktu
Informasi yang dihasilkan dari sebuah proses pengolahan data tidak boleh terlambat. Informasi yang terlambat tidak akan memiliki nilai yang baik. Informasi yang terlambat jika dipergunakan sebagi dasar untuk mengambil sebuah keputusan bisa saja menimbulkan kesalahan dalam tindakan yang akan diambil.